SMPN 1 TEMPEH

@

Minggu, 12 Februari 2012

LatihanSsoal Getaran

Latihan soal getaran dan gelombang
  1. Sebuah bandul dalam waktu ¼ sekon berayun menghasilkan3/4 getaran hitung perioda dan frekuensi getaran bandul tersebut
  2. Sebuah gabus pada permukaan air berayun 6 kali dalam dalam waktu 2sekon hitung perioda dan frekuensi gabus tersebut
  3. Perioda getaran suatu benda adalah 3 sekon bila benda bergetar sebanyak 200 kali berapakah waktu yang dibutuhkan benda tersebut?
  4. Sebuah benda bergetar dengan frekuensi 4Hz berapakah banyaknya getaran yang dihasilkan benda tersebut dalam waktu 3menit?
  5. Sebutkan 3 besaran yang selalu mengikuti benda yang bergetar
  6. Pada sebuah tali yang digetarkan selama 2 sekon terjadi 3 bukit dan 2 lembah gelombang bila panjang tali 5m berapakah frekuensi dan panjang gelombang yang terjadi? 
  7. Seorang di pantai mengamati 3 puncak gelombang yang terjadi dalam waktu 5 sekon bila panjang gelombang laut tersebut 2m hitung cepat rambat gelombang yang terjadi. 
  8. Seorang nelayan merasakan dalam waktu 10 sekon perahunya berayun 4 kali bila panjang perahu 3m hitung cepat rambat gelombang laut tersebut
  9. Apakah yang membedakan gelombang transversal dan gelombang longitudinal? 
  10. Sebutkan contoh2 gelombang transversal dan gelombang longitudinal
  11. Sebuah bandul sederhana bergetar 50 kali dalam waktu 2,5 sekon maka frekuensi nya adalah… 
  12. Jika dalam waktu 5 sekon terjadi 100 kali getaran, periode tersebut adalah…………… 
  13. Frekuensi suatu benda yang bergetar adalah 100Hz. Periodenya adalah…………sekon
  14. Sebuah benda melakukan getaran dengan frekuensi 20 Hz. Dalam waktu 1 menit benda melakukan getaran sebanyak………….kali
  15. Jika seutas tali yang digetarkan selama 5 sekon melakukan 15 kali getaran, periodenya……sekon
  16. Perhatikan tabel berikut. amplitudo periode Frekuensi 60 0,05 sekon 20 Hz 30 0,05 sekon 20 Hz 10 0,05 sekon 20 Hz Berdasarkan berbagai percobaan seperti pada tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa…………… 
  17. Gelombang tranversal memiliki arah rambatan……………………. 
  18. Suatu gelombang mempunyai 1/100 sekon. Jika cepat rambat gelombangnya 1.000 m/s, panjang gelombangnya……….. 
  19. Jika cepat rambat gelombang 30.000 m/s dan panjang gelombangnya 7,5 meter, frekuensinya….. 
  20. Suatu gelombang frekuensi 8 Hz. Artiunya………….
  21. Sebuah pegas menghasilkan gel. Longitudinal. Jika jarak rapatan dan regangan yang berurutan 10 cm dan gel. Itu bergetar dengan frekuensi 40 Hz .Tentukan :
  22. a) Periode gelombang.
  23. b) Panjang gelombang 
  24. c) Cepat rambat gelombang
  25. Diketahui jarak antara puncak dan dasar gel.air laut yang berurutan adalah 4m jika dalam 10 sekon terjadi 5 gelombang, tentukan frekuensi gelombang dan cepat rambat gelombang

Selasa, 04 Oktober 2011

Memahami Tentang Konsep gaya


Gaya dan Hukum Newton

PENGERTIAN GAYA

Gaya adalah suatu dorongan atau tarikan. Gaya dapat mengakibatkan perubahan – perubahan sebagai berikut :

1) benda diam menjadi bergerak

2) benda bergerak menjadi diam

3) bentuk dan ukuran benda berubah

4) arah gerak benda berubah

Macam – macam Gaya

Berdasarkan penyebabnya, gaya dikelompokkan

sebagai berikut :

(1) gaya mesin, yaitu gaya yang berasal dari mesin

(2) gaya magnet, yaitu gaya yang berasal dari magnet

(3) gaya gravitasi, gaya tarik yang diakibatkan oleh bumi

(4) gaya pegas, yaitu gaya yang ditimbulkan oleh pegas

(5) gaya listrik, yaitu gaya yang ditimbulkan oleh muatan listrik

Berdasarkan sifatnya, gaya dikelompokkan menjadi :

(1) gaya sentuh, yaitu gaya yang timbul karena titik kerja gaya, langsung bersentuhan dengan benda.

(2) gaya tak sentuh, yaitu gaya yang timbul walaupun titik kerja gaya tidak bersentuhan dengan benda.

Menggambar Gaya

Gaya merupakan besaran vektor ( memiliki nilai dan arah). Oleh karena itu, gaya dapat digambarkan dengan menggunakan diagram vektor .




GABUNGAN ( resultan ) gaya

Resultan gaya (R), yaitu penjumlahan beberapa gaya yang bekerja segaris. Sehingga secara matematis ditulis :

Untuk memudahkan perhitungan maka, gaya yang berarah kekanan atau keatas diberi tanda positif (+), dan gaya yang berarah kekiri maupun kebawah diberi tanda negatif (-)




Gaya – gaya Searah

Perhatikan gambar berikut :

Maka Nilai R = F1 + F2 = ( 2 + 6 ) N = 8 N

Gaya – gaya Yang Berlawanan Arah

Perhatikan gambar berikut :




Maka nilai R = F1 + F2 = ( -4 + 16 ) N = 12 N

Gaya-gaya Yang membentuk Sudut 90o ( Siku-siku )

Perhatikan berikut :

F1 = 4 N Fr





F2 = 3 N

Fr = √ F1 2 + F2 2 = √ 42 + 32 = √ 25 = 5 N

Arahnya menuju ke arah 450 , di tengah-tengah dari kedua gaya yang bekerja tersebut

Kedudukan yang Seimbang

Dua buah gaya dikatakan seimbang apabila kedua gaya itu sama besar, berlawanan arah, dan terletak satu garis. Resultan gaya – gaya yang seimbang R = 0.

Apabila suatu benda dalam keadaan seimbang (R= 0), maka benda tidak mengalami perubahan gerak sehingga :

(1) benda yang dalam keadaan diam akan tetap diam

(2) benda yang mengalami GLB akan tetap mengalami GLB.

hukum newton

Newton merupakan ilmuwan Inggris yang mendalami Dinamika, yaitu cabang fisika yang mempelajari tentang gerak. Newton mengemukakan tiga hukum tentang gerak :

Hukum I Newton

Hukum Kelembaman ( F = 0 )

“ Suatu benda yang diam akan tetap diam, dan suatu benda yang sedang bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan, kecuali bila ada gaya luar yang bekerja pada benda itu“.

Hukum II Newton

“ Massa benda dipengaruhi oleh gaya luar yang berbanding terbalik dengan percepatan gerak benda tersebut“

Secara matematis ditulis :


dengan : F = gaya luar ( N atau kg ms-2 )

m = massa benda (kg)

a = percepatan benda (ms-2)

Hukum III Newton

Hukum aksi reaksi

“ Suatu benda mendapatkan gaya dikarenakan berinteraksi dengan benda yang lain“

F aksi = - F reaksi

Secara matematis ditulis :

tanda (-) menunjukkan arah gaya yang berlawanan .

gaya gesekan

Gaya gesekan adalah gaya yang timbul akibat persentuhan langsung antara dua permukaan benda dengan arah berlawanan terhadap kecenderungan arah gerak benda.

dengan Fg = gaya gesekan

Besar gaya gesekan tergantung pada kekasaran permukaan sentuh. Semakin kasar permukaan, maka semakin besar gaya gesekan yang timbul.

Cara memperkecil gaya gesekan :

(1) memperlicin permukaan, misal dengan pemberian minyak pelumas atau mengampelas permukaan.

(2) memisahkan kedua permukaan yang bersentuhan dengan udara, misal kapal laut yang bagian dasarnya berupa pelampung yang diisi udara.

(3) meletakkan benda di atas roda – roda, sehingga benda lebih mudah bergerak.

Gaya Gesekan yang Merugikan

Contoh gaya gesekan yang merugikan :

(1) gaya gesekan pada mesin mobil dan kopling menimbulkan panas yang berlebihan sehingga mesin mobil cepat rusak karena aus.

(2) gaya gesekan antara ban mobil dengan jalan mengakibatkan ban mobil cepat aus dan tipis.

(3) gaya gesekan antara angin dengan mobil dapat menghambat gerakan mobil.

Gaya berat / BERAT benda

Berat benda adalah pengaruh gaya tarik bumi yang bekerja pada benda tersebut. Sehingga W = m g.

dengan :

W = berat benda ( N )

m = massa benda yaitu ukuran banyaknya

zat yang terkandung pada benda (kg)